FIK UPNVJ – Jakarta, 11 Mei 2026 – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan dan Wisudawati ke-76 pada Senin (11/5) di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja dan tantangan industri digital yang terus berkembang di era Artificial Intelligence (AI).
Mengusung tema “TechnoPatriot Muda: Siap Berkarya, Berinovasi, dan Mengabdi untuk Negeri”, pembekalan menghadirkan narasumber Amalia Nurul Balqis, S.Kom., seorang Product and Tech Lead yang memiliki pengalaman di berbagai perusahaan teknologi dan startup nasional.
Dalam sesi materinya yang bertajuk “Judgement is the New Code: How to Survive in the Age of AI”, Amalia membahas perubahan besar dunia kerja akibat perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang kini menjadi bagian penting dalam berbagai sektor industri.
Menurutnya, AI saat ini bukan lagi sekadar teknologi pendukung, melainkan telah menjadi infrastruktur utama dalam banyak perusahaan modern. Karena itu, dunia industri membutuhkan talenta yang mampu beradaptasi cepat, memahami konteks bisnis, serta memiliki kemampuan mengambil keputusan di tengah perubahan teknologi yang sangat dinamis.
“Di era AI, kemampuan teknis tetap penting, tetapi yang semakin dibutuhkan adalah kemampuan berpikir kritis, memahami kebutuhan pengguna, serta mengambil keputusan yang tepat. Judgement menjadi keterampilan yang sangat bernilai di masa depan,” jelas Amalia di hadapan para calon lulusan.
Ia juga menyoroti perubahan peran dalam industri teknologi, khususnya pada bidang product management, product design, dan software engineering. Banyak pekerjaan teknis yang kini dapat dibantu oleh AI, sehingga keterampilan seperti problem solving, komunikasi, validasi kebutuhan pengguna, dan kolaborasi lintas bidang menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki lulusan baru.

Dalam kesempatan tersebut, Amalia turut membagikan pengalaman profesionalnya selama berkarier di bidang teknologi hingga menjadi Product and Tech Lead. Ia menekankan bahwa batas antarperan di dunia kerja kini semakin fleksibel, sehingga lulusan dituntut untuk terus belajar, adaptif, dan mampu bekerja secara multidisiplin.
Selain membahas tantangan AI, sesi pembekalan juga memberikan motivasi kepada para calon wisudawan dan wisudawati agar lebih percaya diri menghadapi dunia profesional. Menurut Amalia, pengalaman selama perkuliahan seperti tugas kelompok, organisasi, penelitian, hingga presentasi telah menjadi bekal penting dalam membangun kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan di industri saat ini.
Kegiatan pembekalan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Para calon lulusan aktif berdiskusi mengenai kesiapan karier, penggunaan AI secara bijak, hingga peluang profesi baru di bidang teknologi yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jakarta berharap para lulusan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi individu yang adaptif, inovatif, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat serta perkembangan teknologi nasional.
Pembekalan calon lulusan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Ilmu Komputer dalam mencetak generasi TechnoPatriot yang relevan dengan kebutuhan industri dan siap menghadapi era transformasi digital.
Humas Fakultas Ilmu Komputer
UPN “Veteran” Jakarta
