Jakarta, 6 Mei 2026 – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan kegiatan talkshow dalam rangka Dies Natalis ke-31 FIK UPNVJ dengan menghadirkan para praktisi dan profesional di bidang teknologi informasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat peran akademisi dan industri untuk mendukung transformasi digital nasional.

Mengusung tema “TechnoPatriot: Inovasi Tiada Henti, Bakti untuk Negeri”, talkshow berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika FIK UPNVJ melalui sesi diskusi interaktif dan tanya jawab mengenai perkembangan teknologi digital terkini.

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari berbagai sektor industri teknologi, yaitu Firzan Aulia (Senior Product Designer Superbank), Novan Dwi Atmaja (Lead Data Engineer Perum Peruri), dan Rano Santoso (Founder dan Managing Director PT Lova Solusi Indonesia).

Dalam pemaparannya, Firzan Aulia membahas pentingnya peran product design dalam menciptakan solusi digital yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pengguna secara nyata. Dengan pengalaman lebih dari delapan tahun di industri fintech dan perbankan digital, ia menjelaskan bahwa pengembangan produk digital harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari identifikasi masalah, riset pengguna, hingga implementasi dan evaluasi produk.

Firzan juga menyoroti perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini semakin berperan sebagai alat bantu (co-pilot) dalam proses desain produk digital. Meski demikian, menurutnya, aspek empati, pemahaman konteks, serta pengambilan keputusan strategis tetap menjadi peran utama manusia dalam pengembangan teknologi.

Sementara itu, Novan Dwi Atmaja menyampaikan materi terkait pembangunan kedaulatan data nasional melalui penguatan ekosistem GovTech Indonesia. Ia menekankan bahwa pengelolaan data yang terintegrasi, aman, dan sesuai regulasi, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi digital pemerintahan.

Dalam paparannya, Novan juga menjelaskan pengembangan ekosistem INA Digital yang mencakup berbagai platform layanan terintegrasi seperti INA Pass, INA Gov, dan INA Ku untuk meningkatkan efisiensi layanan publik serta memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Pada sesi berikutnya, Rano Santoso membahas tentang industrial digitalization dan implementasinya di sektor industri. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang teknologi dan operasional, ia menjelaskan bahwa integrasi teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data, dan AI menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing organisasi.

Rano juga menekankan pentingnya keamanan sistem, akuntabilitas, dan inovasi berkelanjutan dalam proses digitalisasi industri. Menurutnya, transformasi digital merupakan sebuah keniscayaan yang harus mampu diadaptasi oleh organisasi untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jakarta, Prof. Dr. Ir. Supriyanto, S.T., M.Sc., IPM., menyampaikan bahwa kegiatan talkshow ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus penguatan wawasan mahasiswa terhadap perkembangan dunia industri dan teknologi digital saat ini.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga memperoleh perspektif langsung dari para praktisi industri mengenai tantangan, peluang, dan perkembangan teknologi yang terjadi saat ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan talkshow Dies Natalis ke-31 ini, Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pengembangan teknologi informasi serta mendukung terwujudnya transformasi digital nasional.

Humas Fakultas Ilmu Komputer
UPN “Veteran” Jakarta

Share