FIK UPNVJ – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melaksanakan kegiatan Pemusatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi Zona Integritas (ZI) Tahun 2025 pada Jumat, 27 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat FIK ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan ini diikuti oleh Tim Zona Integritas FIK yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris Tim ZI, para manajer area, koordinator bidang, serta anggota tim lainnya dengan jumlah peserta sekitar 30 orang. Pemusatan monev dilaksanakan sebagai upaya evaluasi menyeluruh terhadap implementasi program Zona Integritas sepanjang tahun 2025.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pemaparan capaian implementasi Zona Integritas pada masing-masing area perubahan. Selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap indikator kinerja, identifikasi kendala yang dihadapi, serta diskusi untuk merumuskan langkah strategis sebagai tindak lanjut perbaikan.
Adapun area yang menjadi fokus pembahasan meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui kegiatan ini, FIK berhasil menyusun evaluasi capaian implementasi ZI Tahun 2025 serta mengidentifikasi berbagai tantangan pada setiap area perubahan. Selain itu, seluruh peserta juga menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas implementasi dan kelengkapan dokumen pendukung Zona Integritas.
Dalam arahannya, pimpinan FIK menegaskan pentingnya konsistensi dan kolaborasi seluruh tim dalam mewujudkan Zona Integritas.
“Pemusatan monev ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa setiap program berjalan optimal dan berkelanjutan. Komitmen bersama menjadi kunci dalam meraih predikat WBK/WBBM,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut yang akan menjadi acuan dalam penguatan implementasi Zona Integritas ke depan. Diharapkan, hasil kegiatan ini mampu memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.
