FIK UPNVJ, Jakarta, 1 Juni 2026 – Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar momentum mengenang lahirnya dasar negara, melainkan saat yang tepat untuk merefleksikan bagaimana nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam tindakan nyata. Di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), semangat tersebut hidup dan berkembang melalui identitas kampus sebagai Kampus Bela Negara, yang terus mendorong sivitas akademika untuk berkarya, berinovasi, dan mengabdi bagi kemajuan bangsa.

Dalam beberapa bulan terakhir, Fakultas Ilmu Komputer (FIK) UPNVJ menunjukkan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterjemahkan ke dalam berbagai prestasi, inovasi teknologi, pengabdian masyarakat, kewirausahaan, kolaborasi internasional, hingga pemberdayaan ekonomi rakyat. Seluruh capaian tersebut menjadi bukti bahwa Bela Negara di era digital tidak hanya diwujudkan melalui pengorbanan fisik, tetapi juga melalui kontribusi intelektual, inovasi, dan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Semangat gotong royong yang menjadi jiwa Pancasila tercermin dalam berbagai program kolaboratif yang dijalankan FIK UPNVJ. Melalui model Pentahelix, Fakultas Ilmu Komputer berhasil membangun sinergi antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan media dalam mendukung transformasi digital UMKM Kabupaten Serang. Program tersebut menghadirkan aplikasi pembukuan keuangan berbasis web yang membantu pelaku UMKM mengelola usaha secara lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Tidak hanya di tingkat lokal, kiprah FIK UPNVJ juga menjangkau panggung internasional. Salah satu dosen terbaiknya, Dr. Didit Widiyanto, S.Kom., M.Si., dipercaya menjadi salah satu perwakilan Indonesia bersama BRIN dalam forum internasional BRICS Russia Chapter untuk membahas kesiapan ASEAN menghadapi era sistem otonom dan kecerdasan buatan. Kehadiran akademisi UPNVJ di forum strategis tersebut menunjukkan bahwa sumber daya manusia Indonesia mampu berkontribusi dalam percakapan global mengenai masa depan teknologi dunia.

Di bidang kemahasiswaan, semangat inovasi dan pengabdian terus tumbuh melalui berbagai prestasi yang diraih mahasiswa. Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer berhasil meraih penghargaan nasional pada ajang UNSIKA Entrepreneurship Expo (UNEX) 2026, memenangkan berbagai program pendanaan nasional seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Pembinaan Wirausaha Mahasiswa (P2MW), serta Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UPNVJ tidak hanya dipersiapkan menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta solusi, inovator, serta agen perubahan yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Mulai dari pengembangan teknologi terapi berbasis kecerdasan buatan untuk penderita selective mutism, inovasi pangan berbasis komoditas lokal, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui transformasi produk tradisional menjadi usaha bernilai ekonomi tinggi.

Sementara itu, budaya organisasi mahasiswa juga terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pengembangan kapasitas, seperti SIGMA, TO TALK, Fun Games, hingga studi banding nasional dengan perguruan tinggi lain. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan adaptasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.

Di bidang akademik, FIK UPNVJ juga terus melakukan penguatan mutu pendidikan melalui proses akreditasi Program Studi S1 Sains Data, pengembangan kerja sama industri, kuliah umum bersama praktisi nasional dan internasional, serta penyelenggaraan konferensi internasional ICIMCIS 2026 yang menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi di tingkat global.

Seluruh capaian tersebut sesungguhnya bermuara pada satu tujuan besar: menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Di sinilah nilai Pancasila menemukan relevansinya. Ketika teknologi digunakan untuk memberdayakan UMKM, ketika mahasiswa menciptakan inovasi untuk menyelesaikan masalah sosial, ketika dosen membawa nama Indonesia di forum internasional, dan ketika kampus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang berintegritas, maka sesungguhnya nilai-nilai Pancasila sedang hidup dan bekerja.

Sebagai Kampus Bela Negara, UPN “Veteran” Jakarta memahami bahwa tantangan bangsa hari ini tidak lagi sama dengan puluhan tahun lalu. Ancaman terhadap bangsa kini dapat hadir dalam bentuk ketertinggalan teknologi, rendahnya daya saing sumber daya manusia, kesenjangan digital, hingga lemahnya inovasi. Karena itu, Bela Negara di abad ke-21 adalah menghadirkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, teknologi yang memecahkan masalah, dan pendidikan yang melahirkan generasi unggul.

Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi oleh kualitas manusia yang mengelolanya. Dari ruang kelas, laboratorium, organisasi mahasiswa, pusat riset, hingga pengabdian masyarakat, UPN “Veteran” Jakarta terus membuktikan bahwa semangat Bela Negara dapat diwujudkan melalui karya nyata.

Di tengah perubahan dunia yang semakin cepat, satu hal tetap tidak berubah: Indonesia membutuhkan generasi yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan berjiwa Pancasila. Dan dari Kampus Bela Negara, semangat itu terus tumbuh, bergerak, dan menginspirasi.

Dirgahayu Pancasila 2026

Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya.

UPN “Veteran” Jakarta – Kampus Bela Negara.
Berkarya untuk Bangsa, Berinovasi untuk Negeri.

Share