FIK-UPNJV, Bogor, 4 Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekosistem publikasi ilmiah nasional melalui partisipasi aktif sebagai narasumber utama pada Workshop Strategi Indeksasi Jurnal ke Pengindeks Nasional dan Internasional untuk Meningkatkan Reputasi Publikasi Ilmiah yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan (FTTP), Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Bogor. Workshop dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh pimpinan fakultas, editor jurnal, managing editor, reviewer, pengelola OJS, peneliti, dosen, kadet mahasiswa, serta peserta daring yang mencapai sekitar 120 peserta, selain peserta yang hadir secara luring.

Pada kegiatan tersebut, Assoc. Prof. Dr. Hengki Tamando Sihotang, S.Kom., M.Kom., dosen Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta, dipercaya sebagai Narasumber Utama yang membawakan materi “Strategi Indeksasi Internasional: Kesiapan DOAJ dan Scopus”. Kehadiran beliau menjadi representasi kontribusi nyata FIK UPN Veteran Jakarta dalam mendukung transformasi kualitas jurnal ilmiah Indonesia menuju standar publikasi internasional.

Dalam paparannya, Dr. Hengki menegaskan bahwa keberhasilan suatu jurnal untuk terindeks Directory of Open Access Journals (DOAJ) maupun Scopus tidak ditentukan oleh proses administratif semata, melainkan merupakan hasil dari tata kelola editorial yang profesional, kualitas artikel ilmiah, konsistensi penerbitan, internasionalisasi, serta visibilitas jurnal. Pesan tersebut menjadi benang merah yang mendapat perhatian besar dari seluruh peserta workshop.

Beliau menguraikan berbagai aspek fundamental yang harus dipenuhi pengelola jurnal, mulai dari penguatan peran editor dan reviewer, penyempurnaan kebijakan etika publikasi, transparansi metadata, penerapan DOI, preservasi digital, hingga optimalisasi sistem OJS agar memenuhi standar internasional. Menurutnya, jurnal yang ingin memperoleh pengakuan internasional harus mampu menunjukkan bukti nyata bahwa seluruh proses editorial berjalan secara profesional, terdokumentasi, dan konsisten pada setiap edisi penerbitan.

Salah satu poin penting yang mendapat apresiasi peserta adalah penekanan mengenai keseimbangan antara visibilitas ilmiah dan keamanan sistem informasi, khususnya bagi institusi strategis seperti Universitas Pertahanan RI. Dr. Hengki menjelaskan bahwa metadata, DOI, OAI-PMH, serta akses mesin pencari harus tetap dapat dioptimalkan tanpa mengabaikan aspek perlindungan sistem informasi institusi. Pendekatan tersebut dinilai relevan dalam mendukung pengembangan jurnal ilmiah di lingkungan pertahanan yang tetap menjaga keamanan informasi sensitif.

Paparan yang sistematis tersebut kemudian diperkaya melalui sesi diskusi interaktif mengenai berbagai tantangan yang dihadapi pengelola jurnal, mulai dari komposisi editorial board, mekanisme peer review, strategi mencapai akreditasi SINTA, hingga pengelolaan publikasi penelitian yang berkaitan dengan isu pertahanan. Berbagai rekomendasi yang disampaikan Dr. Hengki menjadi rujukan penting dalam penyusunan rencana tindak lanjut (roadmap) 90 hari bagi pengembangan Journal of Defense Technology and Engineering (JDTE) dan jurnal-jurnal lain di lingkungan FTTP Unhan RI.

Workshop juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain pembentukan tim editorial aktif, audit menyeluruh terhadap Open Journal Systems (OJS), penyempurnaan kebijakan editorial, standardisasi alur kerja, perluasan jejaring editor dan reviewer internasional, hingga simulasi audit kesiapan menuju indeksasi DOAJ dan Scopus. Keseluruhan rekomendasi tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola jurnal secara berkelanjutan sebelum pengajuan indeksasi dilakukan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Hengki Tamando Sihotang sebagai narasumber pada forum nasional ini semakin mempertegas posisi Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta sebagai salah satu institusi yang memiliki kompetensi kuat dalam bidang manajemen jurnal ilmiah, tata kelola publikasi bereputasi, serta strategi internasionalisasi publikasi akademik. Keahlian beliau di bidang Optimization in Artificial Intelligence and AI Mathematical Modeling juga memperkaya perspektif mengenai pentingnya transformasi digital dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan jurnal ilmiah modern, sebagaimana tercermin dalam materi yang menyoroti integrasi metadata, kualitas editorial, hingga pemanfaatan AI secara bertanggung jawab dalam proses editorial.

Partisipasi aktif dosen FIK UPN Veteran Jakarta pada kegiatan nasional ini merupakan wujud implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat akademik. Melalui diseminasi praktik terbaik pengelolaan jurnal bereputasi internasional, FIK UPN Veteran Jakarta terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah Indonesia sekaligus mendukung pencapaian daya saing perguruan tinggi di tingkat global.

Sebagai penutup, Dr. Hengki menyampaikan pesan yang menjadi refleksi utama workshop:

“Scopus bukan keberuntungan. Scopus adalah hasil dari tata kelola jurnal yang konsisten. Kualitas adalah pilihan, konsistensi adalah kunci, internasionalisasi adalah peluang, dan dampak ilmiah adalah tujuan.”

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan sinergi antara Universitas Pertahanan Republik Indonesia dan Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta dalam membangun budaya publikasi ilmiah yang berkualitas, berintegritas, dan berdaya saing internasional, sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi Indonesia menuju ekosistem riset yang semakin unggul.

Salam Bela Negara!

Humas Fakultas Ilmu Komputer
UPN “Veteran” Jakarta

Share