Bogor, 6 Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melaksanakan kegiatan studi banding Smart Green House dan Smart Farming di Agricultural Business and Technology Park (ABTP) IPB University, Bogor, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah FIK UPN Veteran Jakarta dalam mempersiapkan pengembangan smart green house farming berbasis teknologi, sensor, dan otomasi di lingkungan fakultas.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Choo Yun Huoy dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), Dekan FIK UPN Veteran Jakarta Prof. Dr. Ir. Supriyanto, S.T., M.Sc., IPM., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. Bambang Saras Yulistiawan, S.T., M.Kom., 10 dosen FIK UPN Veteran Jakarta, serta Dananjaya Arieteja, S.T., M.Eng. dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan teknologi pada berbagai fasilitas pertanian modern yang dikembangkan di ABTP IPB University. Berbagai sistem yang dipelajari mencakup budidaya ikan, penyemaian benih, sistem hidroponik, budidaya melon, sistem irigasi otomatis, hingga pemanfaatan sensor dan dashboard monitoring.

Pada area budidaya ikan, rombongan mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan produksi yang dilakukan secara terpisah dengan kapasitas produksi lebih dari 100 ekor per hari dan disesuaikan dengan permintaan pasar. Pengelola juga menerapkan pemanfaatan sumber daya secara terintegrasi, salah satunya dengan mengalirkan limbah air dari budidaya ikan menuju lahan pohon jambu. Sistem pengairan tersebut didukung dengan penggunaan pompa.

Teknologi otomasi juga diterapkan pada proses penyemaian benih. Sistem menggunakan sprinkler sebagai alat penyiraman otomatis, sementara blower dapat berhenti secara otomatis berdasarkan hasil pembacaan sensor untuk menyesuaikan kondisi suhu. Proses penyiraman telah dijadwalkan oleh operator sehingga kebutuhan air tanaman dapat dikelola secara lebih teratur dan efisien.

Pada instalasi hidroponik, sistem irigasi menggunakan metode Nutrient Film Technique (NFT), dengan air yang dialirkan telah dicampur nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. Sementara itu, pada budidaya melon digunakan sistem irigasi tetes (drip irrigation). Teknologi tersebut juga didukung penggunaan panel surya dan dashboard monitoring, sehingga operasional dan kondisi sistem dapat dipantau secara lebih terintegrasi.

Berbagai teknologi yang diamati menjadi referensi penting bagi FIK UPN Veteran Jakarta yang berencana mengembangkan ruang hidroponik otomatis. Salah satu konsep yang dipelajari adalah penggunaan dua jenis pencahayaan, yakni lampu putih serta kombinasi lampu merah dan biru. Pencahayaan diatur secara otomatis dengan siklus sekitar 12 jam untuk menyesuaikan kebutuhan fotosintesis tanaman.

Selain mempelajari teknologi, FIK UPN Veteran Jakarta juga memperoleh sejumlah masukan teknis dari pihak ABTP IPB University terkait rencana pembangunan fasilitas. Salah satunya berkaitan dengan pemilihan media tanam. Pihak IPB memberikan saran agar pemilihan media tanam, termasuk penggunaan rockwool, dipertimbangkan dengan baik agar tidak mengganggu pertumbuhan dan kondisi tanaman.

Bagi FIK UPN Veteran Jakarta, rencana pembangunan smart green house farming tidak hanya diarahkan sebagai fasilitas budidaya tanaman, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi sarana pembelajaran, penelitian, dan inovasi teknologi. Teknologi seperti Internet of Things (IoT), sensor suhu dan lingkungan, otomasi penyiraman dan pencahayaan, pengelolaan nutrisi, energi surya, hingga dashboard monitoring dapat diintegrasikan dalam pengembangan sistem pertanian cerdas.

Dekan FIK UPN Veteran Jakarta, Prof. Dr. Ir. Supriyanto, S.T., M.Sc., IPM., dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Bambang Saras Yulistiawan, S.T., M.Kom., berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi antara UPN Veteran Jakarta dan IPB University dalam pengembangan Smart Green House Farming di FIK UPN Veteran Jakarta.

Melalui kolaborasi tersebut, pengalaman dan keahlian IPB University dalam bidang pertanian diharapkan dapat dipadukan dengan kompetensi FIK UPN Veteran Jakarta dalam bidang teknologi informasi. Sinergi kedua bidang tersebut diharapkan dapat menghasilkan fasilitas smart farming yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana budidaya, tetapi juga sebagai laboratorium untuk pengembangan IoT, Artificial Intelligence, otomasi, pengolahan data, dan sistem monitoring berbasis dashboard.

Sebagai tindak lanjut dari studi banding, FIK UPN Veteran Jakarta berencana mengundang tim Agricultural Business and Technology Park IPB University untuk berkunjung ke UPN Veteran Jakarta. Tim ABTP IPB University nantinya diharapkan dapat melihat lokasi yang direncanakan serta memberikan masukan dan rekomendasi dalam pembangunan smart green house farming agar fasilitas yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan teknis pertanian maupun teknologi.

Melalui studi banding ini, FIK UPN Veteran Jakarta berharap pembangunan Smart Green House Farming ke depan dapat menjadi bentuk nyata kolaborasi multidisiplin antara ilmu komputer dan pertanian. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran dan penelitian bagi dosen serta mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya inovasi teknologi pertanian cerdas yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi universitas dan masyarakat.

Salam Bela Negara !

Humas Fakultas Ilmu Komputer
UPN “Veteran” Jakarta

Share