Jakarta, 19 Mei 2026 – Program Studi S1 Sains Data Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Data Science & AI: Menguasai Teknologi untuk Masa Depan Berbasis Data” pada Selasa (19/5) di Auditorium Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Fakultas Kedokteran UPNVJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat wawasan mahasiswa terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan kebutuhan industri berbasis data yang terus berkembang secara global.

Kuliah umum menghadirkan Bambang Hartono Sinaga, S.Stat., M.Kom., Senior Manager – Data Scientist Bank OCBC Indonesia, sebagai narasumber utama. Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Anis Fitri Nur Masruriyah, S.Kom., M.Kom., dosen Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jakarta selaku moderator.

Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jakarta, Prof. Dr. Ir. Supriyanto, S.T., M.Sc., IPM., serta turut dihadiri Ketua Jurusan ibu Dr. Widya Cholil, M.I.T, Koordinator Program Studi bapak Novi Trisman Hadi, S.Pd., M.Kom, serta dosen dosen Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta, dan mahasiswa dari berbagai angkatan.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Komputer menyampaikan bahwa dunia saat ini telah memasuki era data, di mana hampir seluruh sektor membutuhkan kemampuan pengelolaan data yang baik untuk menghasilkan informasi yang bernilai dan mendukung pengambilan keputusan.

“Saat ini kita hidup di era data. Informasi sangat melimpah dan harus mampu dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dari situlah lahir Sains Data. Ketika kami melihat perkembangan dunia kerja global, profesi data scientist menjadi salah satu pekerjaan paling dibutuhkan di dunia. Karena itu kami menghadirkan Program Studi Sains Data sebagai jawaban atas kebutuhan masa depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Program Studi S1 Sains Data FIK UPNVJ masih tergolong program studi baru dengan usia dua tahun dan jumlah mahasiswa sekitar 35 orang per angkatan. Namun demikian, tingginya kebutuhan industri terhadap talenta data science membuat program studi tersebut diproyeksikan akan terus berkembang di masa mendatang.

Menurutnya, kuliah umum ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kepada masyarakat mengenai ruang lingkup keilmuan Sains Data, kompetensi yang dipelajari mahasiswa, serta peluang karier yang terbuka luas setelah lulus.

“Semua lembaga saat ini membutuhkan pengelolaan data yang baik. Karena itu kebutuhan terhadap lulusan Sains Data akan terus meningkat. Narasumber hari ini adalah contoh nyata bagaimana seorang data scientist dapat berkarier di institusi perbankan bertaraf internasional,” tambahnya.

Dalam sesi pemaparan materi, Bambang Hartono Sinaga membahas implementasi nyata teknologi AI dan data science di dunia industri modern, khususnya pada sektor perbankan dan layanan digital. Ia menjelaskan bagaimana teknologi AI dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan bisnis seperti fraud detection, customer segmentation, recommendation system, chatbot, hingga analisis perilaku pelanggan.

Menurutnya, perkembangan generative AI telah mengubah cara kerja industri modern dan membantu meningkatkan produktivitas di berbagai bidang.

“Di industri, AI bukan sekadar mengejar akurasi model, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu memberikan value, meningkatkan customer experience, mempercepat pengambilan keputusan, dan membantu efisiensi bisnis,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara manusia dan AI menjadi hal penting di masa depan. Menurutnya, AI memiliki keunggulan dalam kecepatan dan otomatisasi, sementara manusia tetap unggul dalam kreativitas, komunikasi, intuisi, dan pengambilan keputusan.

Selain kemampuan teknis, narasumber juga menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi, etika, teamwork, dan pemahaman bisnis bagi mahasiswa yang ingin berkarier sebagai data scientist.

Mahasiswa turut didorong untuk aktif mengikuti kompetisi, membangun portofolio proyek, memperluas relasi profesional, serta memperkaya pengalaman melalui magang dan penelitian sejak masih berada di bangku kuliah.

Dalam wawancaranya, Dekan Fakultas Ilmu Komputer juga berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi. “Gunakan teknologi sebagai senjata untuk mengembangkan diri. Selain kemampuan akademik, mahasiswa juga harus membangun etika, komunikasi, dan karakter yang baik. Ketika lulus nanti, mereka harus mampu memberikan manfaat bagi keluarga, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Melalui kegiatan kuliah umum ini, Program Studi S1 Sains Data FIK UPN “Veteran” Jakarta berharap mahasiswa semakin memahami potensi besar bidang data science dan artificial intelligence sekaligus mampu mempersiapkan diri menjadi talenta digital yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era transformasi teknologi global.

Humas Fakultas Ilmu Komputer
UPN “Veteran” Jakarta

Share