Jakarta, 4 Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali melaksanakan rangkaian Research Mobility Program – Diaspora Berdampak dengan menyelenggarakan workshop bertajuk “Keamanan dan Ketahanan Siber di Era AI”. Kegiatan yang berlangsung pada 4 Agustus 2026 di Ruang Rapat Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta ini menghadirkan Prof. Dr. Rahmat Budiarto dari SNoopRG, Al-Baha University, Arab Saudi, sebagai narasumber.
Workshop diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta dengan Muhammad Panji Muslim, S.Pd., M.Kom. sebagai moderator dan Anis Fitri Nur Masruriyah, S.Kom., M.Kom. sebagai pembawa acara. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus diskusi bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan ancaman keamanan siber yang semakin kompleks seiring dengan pesatnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
Dalam pemaparannya, Prof. Rahmat membahas empat pokok utama, yaitu pengenalan ancaman siber di era AI, ketahanan siber (cyber resilience), risiko AI dalam penggunaan sehari-hari, serta studi kasus dan diskusi.
Prof. Rahmat menjelaskan bahwa perkembangan AI membawa manfaat besar dalam berbagai bidang, namun pada saat yang sama juga mengubah lanskap keamanan siber. Kemampuan AI untuk melakukan otomatisasi, mempercepat proses, dan menghasilkan konten yang semakin menyerupai manusia dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menciptakan serangan yang lebih canggih, masif, dan sulit dideteksi.
Sejumlah ancaman yang menjadi perhatian dalam workshop antara lain phishing berbasis AI, malware adaptif, deepfake, pembobolan autentikasi, prediksi kata sandi, penipuan menggunakan chatbot, pengintaian digital, hingga serangan DDoS yang dapat beradaptasi secara real-time. Pembahasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa bahwa perkembangan teknologi AI perlu diimbangi dengan peningkatan kesadaran dan kemampuan dalam menjaga keamanan digital.
Tidak hanya membahas ancaman, Prof. Rahmat juga menekankan pentingnya membangun ketahanan siber. Ketahanan siber merupakan kemampuan individu maupun organisasi untuk mempersiapkan diri, bertahan, pulih, dan beradaptasi ketika menghadapi serangan siber, gangguan layanan, kehilangan data, maupun kegagalan sistem, dengan tetap menjaga layanan penting agar dapat berjalan.

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, mahasiswa juga diajak untuk lebih kritis terhadap penggunaan AI dan layanan digital. Beberapa langkah sederhana yang ditekankan antara lain membatasi izin aplikasi terhadap kamera, mikrofon, dan lokasi, menjaga privasi data, melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima, menggunakan Multi-Factor Authentication (MFA), memperbarui perangkat secara berkala, serta menggunakan AI sebagai alat bantu tanpa menghilangkan kemampuan berpikir kritis.
Melalui kegiatan ini, FIK UPN Veteran Jakarta berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi dan AI, tetapi juga memiliki kesadaran keamanan, literasi digital, dan kesiapan menghadapi berbagai bentuk ancaman siber. Pemahaman mengenai keamanan dan ketahanan siber menjadi semakin penting bagi mahasiswa ilmu komputer karena mereka nantinya akan terlibat langsung dalam pengembangan, pengelolaan, maupun pengamanan berbagai sistem dan layanan digital.
Kegiatan Diaspora Berdampak bersama Prof. Dr. Rahmat Budiarto juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan dari akademisi diaspora dengan pengalaman internasional. Melalui pemaparan materi, studi kasus, dan diskusi, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa di tengah perkembangan AI yang begitu cepat, inovasi teknologi harus berjalan beriringan dengan keamanan, perlindungan data, kewaspadaan, dan tanggung jawab dalam pemanfaatannya.
Workshop ini sekaligus memperkuat komitmen FIK UPN Veteran Jakarta dalam membekali mahasiswa dengan wawasan yang relevan terhadap perkembangan teknologi terkini. Dengan pemahaman keamanan dan ketahanan siber yang semakin baik, mahasiswa diharapkan mampu menjadi talenta digital yang adaptif, kritis, dan bertanggung jawab serta turut berkontribusi dalam membangun ruang digital yang lebih aman dan tangguh di era AI.
Salam Bela Negara !
Humas Fakultas Ilmu Komputer
UPN “Veteran” Jakarta
