FIK-UPNVJ, Depok, 7 Juli 2026 – Kabar membanggakan kembali hadir dari lingkungan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ). Mayanda Mega Santoni, dosen FIK UPNVJ, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Komputer setelah menjalani Sidang Promosi Doktor di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Selasa (7/7/2026).

Momentum akademik tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar FIK UPNVJ. Ruang Sidang Lantai 4 (A.409), Gedung Baru Fasilkom UI, Depok, dipenuhi keluarga, kolega, akademisi, dan undangan yang hadir untuk menyaksikan salah satu tahapan akademik tertinggi tersebut.

Dari FIK UPNVJ, Dekan bersama jajaran struktural dan para dosen sejawat turut hadir secara langsung. Kehadiran keluarga besar fakultas menjadi bentuk dukungan, kebersamaan, sekaligus rasa bangga atas bertambahnya sumber daya manusia berkualifikasi doktor di lingkungan FIK UPNVJ.

Menghadirkan AI untuk Memahami Keterlibatan Peserta Didik

Dalam Sidang Promosi Doktor yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB tersebut, Mayanda Mega Santoni mempertahankan disertasi berjudul “Pendekatan Model Stacking Ensemble Deep Learning untuk Deteksi Keterlibatan Perilaku dan Emosional Peserta Didik Berbasis Sinyal Sosial Nonverbal Visual pada Pembelajaran Daring Sinkronus.”

Topik tersebut berada pada persimpangan strategis antara kecerdasan artifisial, deep learning, analisis perilaku, dan teknologi pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bagaimana perkembangan ilmu komputer dapat diarahkan untuk menjawab salah satu tantangan penting dalam pendidikan digital: bagaimana memahami keterlibatan peserta didik ketika proses pembelajaran berlangsung melalui ruang virtual.

Pembelajaran daring telah membuka akses pendidikan yang semakin luas. Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat tantangan besar bagi pendidik dalam mengenali apakah peserta didik benar-benar terlibat dalam proses pembelajaran, baik secara perilaku maupun emosional.

Dalam pembelajaran tatap muka, seorang pengajar dapat mengamati berbagai bentuk komunikasi nonverbal. Pada lingkungan pembelajaran daring sinkronus, proses pengamatan tersebut menjadi jauh lebih kompleks. Penelitian Mayanda Mega Santoni membawa persoalan tersebut ke dalam kajian ilmu komputer melalui pendekatan model stacking ensemble deep learning dan pemanfaatan sinyal sosial nonverbal visual.

Riset ini memperlihatkan bahwa kecerdasan artifisial dapat dikembangkan tidak hanya untuk otomasi, tetapi juga untuk membantu memahami dinamika manusia dalam lingkungan pembelajaran digital. Arah penelitian semacam ini menjadi semakin relevan ketika teknologi AI mulai terintegrasi dalam berbagai aspek pendidikan tinggi.

Riset AI yang Memperkuat Masa Depan Pendidikan Digital

Perkembangan AI membawa perubahan besar dalam ekosistem pendidikan. Teknologi tidak lagi hanya digunakan sebagai media penyampaian pembelajaran, tetapi mulai berkembang sebagai instrumen analitik yang mampu mendukung pemahaman terhadap proses belajar.

Penelitian yang dilakukan Mayanda Mega Santoni memperkuat perspektif bahwa masa depan pembelajaran digital membutuhkan sistem yang lebih adaptif, responsif, dan berbasis data. Informasi mengenai keterlibatan peserta didik berpotensi menjadi salah satu elemen penting dalam pengembangan ekosistem pembelajaran yang lebih berpusat pada kebutuhan mahasiswa.

Pendekatan stacking ensemble juga memperlihatkan kedalaman metodologis penelitian di bidang AI. Dengan mengombinasikan kemampuan berbagai model, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk memperoleh kemampuan deteksi yang lebih kuat dalam menghadapi kompleksitas data perilaku dan emosional manusia.

Pada titik ini, penelitian doktoral tersebut memiliki nilai strategis. Riset tidak berhenti pada pengembangan algoritma, tetapi diarahkan pada persoalan nyata yang muncul dalam transformasi pendidikan digital.

Didampingi Akademisi Terkemuka

Dalam perjalanan penelitian doktoralnya, Mayanda Mega Santoni dibimbing oleh tim promotor yang terdiri atas T. Basaruddin dan Kasiyah.

Proses pendidikan doktoral merupakan perjalanan akademik panjang yang membutuhkan ketekunan, konsistensi, dan komitmen tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Di balik sebuah disertasi terdapat proses eksplorasi literatur, perumusan masalah, pengembangan metodologi, eksperimen, pengujian, evaluasi, publikasi, hingga penyempurnaan kontribusi ilmiah.

Keberhasilan menyelesaikan perjalanan tersebut menjadi capaian personal sekaligus modal akademik yang sangat penting bagi penguatan institusi.

Dekan, Jajaran Struktural, dan Dosen FIK Hadir Beri Dukungan

Suasana kebahagiaan semakin terasa dengan hadirnya Dekan FIK UPNVJ bersama jajaran struktural dan dosen-dosen sejawat. Mereka hadir menyaksikan secara langsung perjalanan akademik kolega mereka mencapai salah satu puncak tertinggi dalam pendidikan formal.

Kehadiran tersebut membawa pesan kuat tentang budaya akademik yang terus tumbuh di lingkungan FIK UPNVJ. Kemajuan institusi tidak hanya dibangun melalui fasilitas dan teknologi, tetapi terutama melalui manusia, budaya ilmu pengetahuan, semangat kolegialitas, dan keberanian untuk terus meningkatkan kompetensi.

Bertambahnya dosen berkualifikasi doktor merupakan bagian penting dalam penguatan kapasitas akademik fakultas. Kualifikasi tersebut memiliki arti strategis bagi pengembangan kualitas pembelajaran, peningkatan produktivitas penelitian, perluasan kolaborasi nasional dan internasional, penguatan publikasi ilmiah, serta lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Capaian ini juga menjadi energi positif bagi mahasiswa. Di ruang kelas, mahasiswa tidak hanya bertemu dengan pengajar, tetapi dengan akademisi dan peneliti yang terus belajar, melakukan penelitian, serta mengembangkan ilmu pengetahuan pada tingkat tertinggi.

Memperkuat Ekosistem Riset FIK UPNVJ

Keberhasilan Mayanda Mega Santoni meraih gelar doktor memperkuat langkah FIK UPNVJ dalam membangun ekosistem akademik dan penelitian yang semakin matang. Bidang kecerdasan artifisial, machine learning, deep learning, analitik data, dan teknologi pendidikan memiliki ruang pengembangan yang sangat luas serta membutuhkan kolaborasi lintas disiplin.

Keahlian yang diperoleh melalui penelitian doktoral diharapkan dapat memperkuat pengembangan riset, pembelajaran, dan inovasi di lingkungan FIK UPNVJ. Pengetahuan tersebut juga berpotensi membuka semakin banyak ruang penelitian kolaboratif yang melibatkan dosen, mahasiswa, perguruan tinggi mitra, pemerintah, dan industri.

Lebih jauh, penelitian mengenai AI untuk pendidikan memiliki relevansi dengan kebutuhan transformasi pembelajaran di Indonesia. Ketika pendidikan semakin terhubung dengan teknologi, perguruan tinggi membutuhkan peneliti yang mampu memastikan bahwa transformasi digital tidak sekadar mengganti ruang kelas dengan layar, tetapi benar-benar meningkatkan kualitas pengalaman belajar.

Dari Capaian Individu Menuju Kekuatan Institusi

Gelar doktor adalah capaian individual, tetapi dampaknya dapat berkembang menjadi kekuatan institusional. Setiap dosen yang meningkatkan kapasitas akademiknya membawa pengetahuan baru, jejaring baru, metodologi baru, serta peluang kolaborasi baru bagi institusi.

Karena itu, keberhasilan Mayanda Mega Santoni memiliki makna penting bagi perjalanan FIK UPNVJ. Capaian ini menjadi bagian dari proses panjang fakultas dalam memperkuat sumber daya manusia, meningkatkan mutu akademik, mengembangkan budaya penelitian, dan membangun reputasi sebagai institusi pendidikan tinggi ilmu komputer yang semakin kompetitif.

Momentum ini juga menunjukkan bahwa semangat Bela Negara dalam konteks perguruan tinggi dapat diwujudkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengembangkan AI untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan merupakan salah satu bentuk kontribusi akademik terhadap pembangunan bangsa.

Di tengah kompetisi global yang semakin ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan kemampuan menguasai teknologi, keberadaan ilmuwan dan peneliti di bidang AI menjadi semakin strategis. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan talenta yang mampu menjawab perubahan tersebut.

Inspirasi bagi Generasi Akademik Berikutnya

Perjalanan akademik Mayanda Mega Santoni diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa, dosen muda, dan seluruh sivitas akademika untuk terus membangun tradisi belajar sepanjang hayat. Dunia teknologi berkembang sangat cepat. Pengetahuan yang relevan hari ini dapat berubah dalam waktu singkat, sehingga budaya riset, keberanian bereksperimen, dan semangat memperbarui kompetensi menjadi kebutuhan utama.

Capaian doktoral ini sekaligus memperlihatkan bahwa riset ilmu komputer dapat hadir sangat dekat dengan persoalan manusia. Di balik arsitektur model, data, dan algoritma, terdapat tujuan yang lebih besar: menciptakan teknologi yang membantu manusia memahami persoalan dan mengambil keputusan dengan lebih baik.

Dari ruang Sidang Promosi Doktor di Fasilkom UI, sebuah perjalanan akademik mencapai tonggak penting. Namun, bagi dunia ilmu pengetahuan, capaian tersebut justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar: menghasilkan penelitian yang lebih kuat, membangun kolaborasi yang lebih luas, mendidik generasi berikutnya, dan menghadirkan inovasi yang berdampak.

Keluarga besar Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jakarta menyampaikan selamat dan sukses kepada Dr. Mayanda Mega Santoni, S. Komp, M.Kom. atas keberhasilan meraih gelar Doktor Ilmu Komputer. Semoga pencapaian ini semakin memperkuat kontribusi FIK UPNVJ dalam pengembangan Artificial Intelligence, Deep Learning, dan transformasi pendidikan digital, sekaligus menjadi inspirasi untuk terus menghasilkan karya akademik yang unggul, inovatif, dan berdampak bagi Indonesia.

Salam Bela Negara!

Humas Fakultas Ilmu Komputer
UPN “Veteran” Jakarta

Share