FIK-UPNVJ, Jakarta, 12 Juni 2026 – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu yang kuat dan berkelanjutan melalui kegiatan Pemusatan dan Penyamaan Persepsi Auditor Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika (BTI), Gedung Rektorat Lantai 4. Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan pelaksanaan Audit Mutu Internal yang lebih adaptif, berbasis risiko, dan berorientasi pada pencapaian standar internasional.
Mengusung semangat transformasi mutu pendidikan tinggi, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Ir. Wahyu Susihono, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., Ketua Forum Penjaminan Mutu BKS-PTN Barat, yang menyampaikan materi bertajuk “Auditor sebagai Agen Transformasi: Menuju UPNVJ Unggul Berstandar Internasional.” Materi ini menegaskan bahwa auditor tidak lagi diposisikan sebagai pemeriksa administrasi semata, melainkan sebagai penggerak perubahan institusi yang mampu memastikan mutu berjalan secara efektif dan menghasilkan dampak nyata.

Dalam paparannya, Prof. Wahyu Susihono menekankan bahwa perubahan lanskap pendidikan tinggi pasca terbitnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 telah menggeser paradigma penjaminan mutu dari sekadar kepatuhan administratif menuju pencapaian kinerja, dampak, dan pelampauan standar. Audit Mutu Internal harus mampu menjadi early warning system yang mendeteksi berbagai potensi kelemahan sebelum ditemukan oleh asesor eksternal, sehingga perguruan tinggi dapat melakukan perbaikan secara sistematis dan berkelanjutan.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh auditor AMI UPN Veteran Jakarta ini tidak hanya bertujuan menyamakan persepsi terkait instrumen audit tahun 2026, tetapi juga memperkuat kompetensi auditor dalam memahami peran strategisnya sebagai penjaga arah mutu universitas. Dalam materi yang disampaikan, auditor digambarkan sebagai “pilar tersembunyi keberhasilan institusi”, yang berkontribusi menjaga tata kelola, kualitas pembelajaran, relevansi kurikulum, serta efektivitas implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Berbagai agenda penting dibahas dalam kegiatan ini, mulai dari pengantar instrumen AMI 2026, sosialisasi matriks penilaian dan kaidah PLOR, verifikasi bukti tindak lanjut hasil audit, kriteria close finding, demonstrasi Sistem Informasi AMI, hingga penyusunan daftar tilik dan pertanyaan audit yang lebih relevan terhadap kebutuhan institusi. Seluruh materi dirancang untuk memastikan pelaksanaan AMI tahun 2026 berjalan lebih efektif, objektif, dan mampu menghasilkan rekomendasi yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu universitas.
Salah satu pesan utama yang mengemuka dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya perubahan cara pandang auditor. Jika sebelumnya audit lebih banyak berfokus pada keberadaan dokumen, kini auditor dituntut menilai efektivitas implementasi, kualitas capaian, serta dampak yang dihasilkan dari setiap standar yang diterapkan. Auditor didorong untuk tidak hanya bertanya “apakah dokumen tersedia”, tetapi juga “apakah dokumen tersebut digunakan dan menghasilkan perbaikan”. Temuan audit harus menjadi pemicu perubahan dan dasar pengambilan keputusan strategis bagi pimpinan universitas.
Melalui pendekatan ini, Audit Mutu Internal tidak lagi dipandang sebagai agenda rutin tahunan, melainkan sebagai instrumen transformasi yang menghubungkan proses evaluasi dengan tindakan perbaikan nyata. Auditor menjadi bagian penting dalam memastikan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) berjalan secara utuh dan menghasilkan budaya mutu yang hidup di seluruh unit kerja universitas.
Dalam konteks persaingan pendidikan tinggi global yang semakin ketat, penguatan kapasitas auditor menjadi langkah strategis bagi UPN Veteran Jakarta untuk meningkatkan daya saing institusi. Melalui auditor yang kompeten, profesional, dan memiliki pemahaman yang seragam, universitas dapat memastikan bahwa standar mutu tidak hanya terpenuhi, tetapi juga terus ditingkatkan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi menuju standar internasional.
Kegiatan penyamaan persepsi auditor ini sekaligus menunjukkan keseriusan UPN Veteran Jakarta dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif terhadap perubahan regulasi, serta berorientasi pada hasil dan dampak. Dengan budaya mutu yang semakin kuat, UPNVJ optimistis dapat mempercepat pencapaian visi sebagai universitas unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Lebih dari sekadar kegiatan teknis audit, forum ini menjadi simbol komitmen bersama seluruh sivitas akademika untuk menjadikan mutu sebagai budaya kerja, identitas institusi, dan fondasi utama dalam menghasilkan lulusan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang berkelas dunia.
Humas Fakultas Ilmu Komputer
UPN “Veteran” Jakarta
Salam Bela Negara!
